Oh...
ketika rumah yang kau idam - idamkan untuk kembali pulang, dan disitu kau merasa nyaman dan hangat, walau hanya sekedar makan nasi dengan tahu dan tempe, kau akan merasa benar - benar memiliki rumah itu...
Sama seperti teman, ketika teman yang kau idam - idamkan tak pernah sesuai dengan kata hatimu, tapi dia telah mengenalkanmu pada hal - hal baru, tentang sebuah PRINSIP, MUSIK, PANDANGAN HIDUP, dan banyak hal yang membuatmu yang awalnya tidak tau apa-apa, menjadi tau apa2, maka itu cukup membuatmu nyaman menyebutnya sebagai TEMAN.
Tidak hanya mereka yang tiap hari memberimu semangat, memberimu senyuman tiap pagi, mengirimimu surat penyemangat, atau yang selalu ada ketika kau membutuhkan. Tidak hanya itu....
Dan kebaikan - kebaikan yang mereka lakukan biarlah Allah yang membalas semuanya. Karena kadang, tanpa kesadaran mereka, yang terasa begitu menyakitkan berkata - kata, atau yang begitu menggores hati saat berbuat sesuatu pada kita, mereka telah berbuat kebaikan pada kita, dan biarlah Allah yang membalas...
Karena semua ada masanya, saat kau harus bertemu orang yang selalu menyakitimu, atau saat kau tiba - tiba bertemu orang yang sangat baik padamu, semua telah dirancang oleh Sang Ilahi Rabbi...
"Maka, mencintailah seakan - akan kau tak pernah disakiti, merindulah seakan - akan kau sangat berarti untuk mereka..."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar