Kamis, 26 Agustus 2010

Penghapus Hujan

Kepada lelaki yang namanya terukir dalam garis garis wajah matahari
kau dan anak anak metaharimu,,menanti ombak berdebur riang dan mencoba membelai langit
menyatu
menunggu langit menjawab tanyamu

Kepada perempuan yang wajahnya terlukis dalam bebukitan rembulan awal musim
kau dan anak anak rembulanmu,,memapah bayang bayang sunyi di balik rindang pepohonan
menuai tanya,,menghambur dalam pias wajah yang tak terduga

kami menunggumu...meski tidak untuk datang bersamaan,,
seidaknya agar kami tak selamanya menatap sendu tangisan hujan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar